PETUNJUK BELAJAR
Kegiatan prabaca :
1. Surveilah judul bacaan, gambar dan isi kedua bacaan berdasarkan skematamu (pengalaman dan pengetahuanmu) sekilas (survei).
2. Susunlah pertanyaan yang berhubungan dengan judul, gambar, dan isi kedua bacaan secara berkelompok (questioning) sebanyak 10 pertanyaan.
Kegiatan saatbaca:
1. Bacalah lebih mendetail secara kelompok (read) untuk mencari jawaban pertanyaan yang kalian susun,
2. Tukarlah pekerjaan kalian dengan kelompok lain untuk saling mengoreksi pertanyaan-jawaban kalian,
3. Carilah jawaban pertanyaan penuntun ini (a) ide pokok tiap paragraf kedua teks bacaan, (b) perbedaan /persamaan dua bacaan tersebut, dan (recite) (c) isi ringkasan tiap bacaan dalam beberapa kalimat dengan bahasamu sendiri secara kelompok.
Bagilah tugas pertanyaan penuntun di atas secara rata dengan anggota kelompok kooperatifmu.
Misalnya, tugas no (a) dikerjakan satu orang, tugas no (b) dikerjakan satu orang, tugas no (c) dikerjakan oleh satu orang.
Bergabunglah dengan tiap kelompok yang mempunyai tugas sejenis untuk mendiskusikan tugasmu dalam diskusi ahli untuk mencari jawaban pertanyaan penuntun tersebut.
Kembalilah ke kelompok asalmu untuk melaporkan hasil perolehanmu dari diskusi ahli, dan tulislah secara lengkap jawaban nomor (a), (b), (c) secara individual.
Kegiatan pascabaca:
1. a. Laksanakan (review) diskusi kelas dengan dipandu oleh gurumu untuk menyamakan konsep jawaban pertanyaan penuntun tersebut pada nomor 5 a, 5 b, dan 5 c setelah membaca ulang.
b. Bila ada perbedaan pendapat klarifikasikan kepada gurumu.
c. Laksanakan tes tertulis individual : tulislah isi ringkasan kedua bacaan dalam beberapa kalimat dengan bahasamu sendiri.
INFORMASI
TEKS 1
Kesehatan Perlu Dijadikan Tujuan Utama Pembangunan

Di sejumlah Negara ASEAN, kesehatan belum menjadi arus utama dalam pembangunan. Karena itu, setiap pemerintahan di ASEAN harus diyakinkan untuk menjadikan kesehatan sebagai tujuan utama dalam pembangunan. Introduksi Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) sebagai salah satu ukuran kemajuan suatu Negara, menegaskan pentingnya kesehatan dalam rencana pembangunan nasional.
Demikian penekanan menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, Basri Hasanuddin, pada pembukaan Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke-5, Jumat (28/4) di Yogyakarta.
Kerja sama regional diyakini sebagai kunci kesiapan untuk memasuki era globalisasi dan liberalisasi perdagangan. Untuk menindaklanjuti “Visi ASEAN 2020” yang diadopsi para kepala Negara ASEAN dan memperkuat kerja sama untuk mencapai “ASEAN Sehat 2020”, sepuluh menteri kesehatan ASEAN mengadakan pertemuan pada 28-29 April 2000 di Yogyakarta. Pertemuan didahului oleh pertemuan para pejabat senior.
Basri Hasanuddin menggarisbawahi pentingnya kerja sama dan pentingnya bertukar pengalaman. “Dengan bertukar pengalaman kita bisa belajar dari kebijakan tiap-tiap Negara, pendekatan, pengetahuan, teknis, dan pengalaman. Saat ini tak ada satu pun Negara yang benar-benar independent. Dalam banyak hal, kita harus bekerja sama untuk mengatasi masalah dalam berbagai aspek dan dimensi, termasuk kesehatan, gizi, dan farmasi untuk menghadapi millennium mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Achmad Sujudi menjelaskan, meskipun antara tahun 1991-2000 tidak ada Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN, ada pertemuan periodic subkomite kesehatan dan Gizi. Gugus Tugas tentang HIV/AIIDS kelompok kerja teknis bidang farmasi serta pertemuan mengenai berbagai masalah kesehatan lain. Pertemuan-pertemuan telah dilakukan, namun hasil pertemuan belum optimal.
Teks 2:
Kesehatan Harus Jadi Arus Utama Pembangunan

Kesehatan harus dipandang sebagai midstream pembangunan bersama pendidikan dan ekonomi. Kesehatan perlu dipandang sebagai investasi, bukan lagi sebagai cost atau biaya seperti yang dipahami saat ini. Hal itu dikemukakan Ketua Badan Pengurus Yayasan Indonesia Sehat 2010 (YIS 2010) Prof. Dr. Farid Anfasa Moeloek pada peresmian yayasan itu, Rabu (8/11), di Jakarta.
Moeloek yang baru dipilih sebagai President Elect Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Muktamar IDI XXIV di Malang mengungkapkan, berdasarkan laporan United Nation Development Program (UNDP) tahun 1999, Indonesia menempati peringkat ke-105 dari 180 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Indonesia (Human Development Index/ HDI).
Indeks itu sesungguhnya merupakan etalase yang mencerminkan tingkat kemakmuran, kesejahteraan, dan kesehatan suatu negara. Ada tiga domain yang dinilai HDI, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi atau pendapatan masyarakat. Ketiga domain itu saling terkait erat. Jika melihat gambaran tersebut artinya sebagian besar orang-orang Indonesia sati ini dalam kondisi tidak sehat (sakit-sakitan), tidak berpendidikan (bodoh), dan tidak kaya (miskin).
”Sulit dibayangkan bagaimana bangsa Indonesia mampu berkopetensi dalam era globalisasi dengan kondisi itu. Bagaimana bisa berkopetensi dengan Kanada, A.S, dan Jepang yang masing-masing menduduki ranking satu, dua, dan tiga. Bahkan dengan negara-negara di ASEAN yang berada di peringkat antara 10 sampai 30-an,” ujar Moeloek.
”Jika otak adalah cip komputer, gizi kurang dan kesehatan rendah sksn membuatnya menjadi cip dengan memori rendah. Dalam kondisi itu, sulit memasukkan ilmu dan teknologi. Selain itu, tingginya polusi timah hitam dari gas buangan mobil ikut menurunkan kapasitas intelegensia anak-anak Indonesia, ditambah ancaman penyakit akibat asap rokok,” paparnya.
Kompas
- Prediksikan isi tiap bacaan berdasarkan skemata kalian berdasarkan judul, gambar, isi bacaan.
Teks 1:
Teks 2:
- Susunlah 10 pertanyaan berdasarkan judul, gambar, dan isi kedua bacaan tersebut di atas secara berkelompok.
(1)....................................................................................................................................
(2)....................................................................................................................................
(3)....................................................................................................................................
(4)....................................................................................................................................
(5)....................................................................................................................................
(6)....................................................................................................................................
(7)....................................................................................................................................
(8)....................................................................................................................................
(9)....................................................................................................................................
.
(10)..................................................................................................................................
- Carilah jawaban dari pertanyaan yang kalian susun sendiri secara berkelompok (pertanyaan-jawaban) secara berkelompok.
(1)....................................................................................................................................
(2)....................................................................................................................................
(3)....................................................................................................................................
(4)....................................................................................................................................
(5)....................................................................................................................................
(6)....................................................................................................................................
(7)....................................................................................................................................
(8)....................................................................................................................................
(9)....................................................................................................................................
.
(10)..................................................................................................................................
- Carilah jawaban dari pertanyaan penuntun berikut ini secara berkelompok ahli.
(1) Ide pokok tiap paragraf:
(a) Ide pokok paragraf 1 teks 1..........................................................
(b) Ide pokok paragraf 2 teks 1...................................................................
(c) Ide pokok paragraf 3 teks 1.......................................................................
(d) Ide pokok paragraf 4 teks 1.....................................................................
(e) Ide pokok paragraf 5 teks 1......................................................................
(f) Ide pokok paragraf 1 teks 2...........................................................................................
(g) Ide pokok paragraf 2 teks 2.......................................................................
(h) Ide pokok paragraf 3 teks 2......................................................................
(i) Ide pokok paragraf 4 teks 2......................................................................
(j) Ide pokok paragraf 5 teks 2.....................................................................
(2) Perbedaan kedua teks …………………………………….
Teks 1………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
Teks 2:
Persamaan kedua teks bacaan………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
(3) Ringkasan tiap bacaan:
Teks 1:
Teks 2:
Tes Individual:
Ringkaslah kedua teks bacaan berdasarkan bahasa sendiri.
- Penilaian psikomotor (penilaian kelompok) saat kegiatan prabaca, saatbaca, pascabaca
Acuan Kriteria soal:
1. Pertanyaan-jawaban skor 20
2. Ide pokok paragraf skor 20
3. Perbedaan/persamaan bacaan skor 20
4. Ringkasan bacaan skor 20
5. Sistematika bacaan skor 20
- Penilaian kognitif (tes tertulis individual)
Acuan Kriteria soal:
- Inferensi rincian penguat skor 20
- Inferensi sebab akibat skor 20
- Bahasa dan Ejaan skor 20
- Kerapian tulisan skor 20
- Kelanjutan hasil prediksi skor 20
- Penilaian afektif : saat prabaca, saatbaca, pascabaca
Aspek yang dinilai:
1. Dapat mengungkapkan pemahaman bacaan secara utuh.
2. Menghubungkan bacaan yang dipelajari dengan pengalaman.
3. Berusaha mengumpulkan informasi, menggunakan sumber belajar.
4. Menajamkan daya pikir, lebih kritis, dan berpikir ke tingkat lebih tinggi.
5. Memiliki tanggung jawab terhadap tugas dan dapat melakukan pilihan.
6. Berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan teman, bekerja sama dalam kelompok belajar untuk evaluasi diri dan melakukan refleksi.
7. Mengumpulkan tugas tepat waktu.
Bobot:
0 – 7 = K (Kurang)
8 - 14 = C (Cukup)
15 – 21 = B (Baik)
PETUNJUK BELAJAR
Kegiatan prabaca :
1. Surveilah judul bacaan, gambar dan isi kedua bacaan berdasarkan skematamu (pengalaman dan pengetahuanmu) sekilas (survei).
2. Susunlah pertanyaan yang berhubungan dengan judul, gambar, dan isi kedua bacaan secara berkelompok (questioning) sebanyak 10 pertanyaan.
Kegiatan saatbaca:
1. Bacalah lebih mendetail secara kelompok (read) untuk mencari jawaban pertanyaan yang kalian susun,
2. Tukarlah pekerjaan kalian dengan kelompok lain untuk saling mengoreksi pertanyaan-jawaban kalian,
3. Carilah jawaban pertanyaan penuntun ini (a) ide pokok tiap paragraf kedua teks bacaan, (b) perbedaan /persamaan dua bacaan tersebut, dan (recite) (c) isi ringkasan tiap bacaan dalam beberapa kalimat dengan bahasamu sendiri secara kelompok.
Bagilah tugas pertanyaan penuntun di atas secara rata dengan anggota kelompok kooperatifmu.
Misalnya, tugas no (a) dikerjakan satu orang, tugas no (b) dikerjakan satu orang, tugas no (c) dikerjakan oleh satu orang.
Bergabunglah dengan tiap kelompok yang mempunyai tugas sejenis untuk mendiskusikan tugasmu dalam diskusi ahli untuk mencari jawaban pertanyaan penuntun tersebut.
Kembalilah ke kelompok asalmu untuk melaporkan hasil perolehanmu dari diskusi ahli, dan tulislah secara lengkap jawaban nomor (a), (b), (c) secara individual.
Kegiatan pascabaca:
1. a. Laksanakan (review) diskusi kelas dengan dipandu oleh gurumu untuk menyamakan konsep jawaban pertanyaan penuntun tersebut pada nomor 5 a, 5 b, dan 5 c setelah membaca ulang.
b. Bila ada perbedaan pendapat klarifikasikan kepada gurumu.
c. Laksanakan tes tertulis individual : tulislah isi ringkasan kedua bacaan dalam beberapa kalimat dengan bahasamu sendiri.
INFORMASI
TEKS 1
Kesehatan Perlu Dijadikan Tujuan Utama Pembangunan

Di sejumlah Negara ASEAN, kesehatan belum menjadi arus utama dalam pembangunan. Karena itu, setiap pemerintahan di ASEAN harus diyakinkan untuk menjadikan kesehatan sebagai tujuan utama dalam pembangunan. Introduksi Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index) sebagai salah satu ukuran kemajuan suatu Negara, menegaskan pentingnya kesehatan dalam rencana pembangunan nasional.
Demikian penekanan menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan, Basri Hasanuddin, pada pembukaan Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke-5, Jumat (28/4) di Yogyakarta.
Kerja sama regional diyakini sebagai kunci kesiapan untuk memasuki era globalisasi dan liberalisasi perdagangan. Untuk menindaklanjuti “Visi ASEAN 2020” yang diadopsi para kepala Negara ASEAN dan memperkuat kerja sama untuk mencapai “ASEAN Sehat 2020”, sepuluh menteri kesehatan ASEAN mengadakan pertemuan pada 28-29 April 2000 di Yogyakarta. Pertemuan didahului oleh pertemuan para pejabat senior.
Basri Hasanuddin menggarisbawahi pentingnya kerja sama dan pentingnya bertukar pengalaman. “Dengan bertukar pengalaman kita bisa belajar dari kebijakan tiap-tiap Negara, pendekatan, pengetahuan, teknis, dan pengalaman. Saat ini tak ada satu pun Negara yang benar-benar independent. Dalam banyak hal, kita harus bekerja sama untuk mengatasi masalah dalam berbagai aspek dan dimensi, termasuk kesehatan, gizi, dan farmasi untuk menghadapi millennium mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Achmad Sujudi menjelaskan, meskipun antara tahun 1991-2000 tidak ada Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN, ada pertemuan periodic subkomite kesehatan dan Gizi. Gugus Tugas tentang HIV/AIIDS kelompok kerja teknis bidang farmasi serta pertemuan mengenai berbagai masalah kesehatan lain. Pertemuan-pertemuan telah dilakukan, namun hasil pertemuan belum optimal.
Teks 2:
Kesehatan Harus Jadi Arus Utama Pembangunan

Kesehatan harus dipandang sebagai midstream pembangunan bersama pendidikan dan ekonomi. Kesehatan perlu dipandang sebagai investasi, bukan lagi sebagai cost atau biaya seperti yang dipahami saat ini. Hal itu dikemukakan Ketua Badan Pengurus Yayasan Indonesia Sehat 2010 (YIS 2010) Prof. Dr. Farid Anfasa Moeloek pada peresmian yayasan itu, Rabu (8/11), di Jakarta.
Moeloek yang baru dipilih sebagai President Elect Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dalam Muktamar IDI XXIV di Malang mengungkapkan, berdasarkan laporan United Nation Development Program (UNDP) tahun 1999, Indonesia menempati peringkat ke-105 dari 180 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Indonesia (Human Development Index/ HDI).
Indeks itu sesungguhnya merupakan etalase yang mencerminkan tingkat kemakmuran, kesejahteraan, dan kesehatan suatu negara. Ada tiga domain yang dinilai HDI, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi atau pendapatan masyarakat. Ketiga domain itu saling terkait erat. Jika melihat gambaran tersebut artinya sebagian besar orang-orang Indonesia sati ini dalam kondisi tidak sehat (sakit-sakitan), tidak berpendidikan (bodoh), dan tidak kaya (miskin).
”Sulit dibayangkan bagaimana bangsa Indonesia mampu berkopetensi dalam era globalisasi dengan kondisi itu. Bagaimana bisa berkopetensi dengan Kanada, A.S, dan Jepang yang masing-masing menduduki ranking satu, dua, dan tiga. Bahkan dengan negara-negara di ASEAN yang berada di peringkat antara 10 sampai 30-an,” ujar Moeloek.
”Jika otak adalah cip komputer, gizi kurang dan kesehatan rendah sksn membuatnya menjadi cip dengan memori rendah. Dalam kondisi itu, sulit memasukkan ilmu dan teknologi. Selain itu, tingginya polusi timah hitam dari gas buangan mobil ikut menurunkan kapasitas intelegensia anak-anak Indonesia, ditambah ancaman penyakit akibat asap rokok,” paparnya.
Kompas
- Prediksikan isi tiap bacaan berdasarkan skemata kalian berdasarkan judul, gambar, isi bacaan.
Teks 1:
Teks 2:
- Susunlah 10 pertanyaan berdasarkan judul, gambar, dan isi kedua bacaan tersebut di atas secara berkelompok.
(1)....................................................................................................................................
(2)....................................................................................................................................
(3)....................................................................................................................................
(4)....................................................................................................................................
(5)....................................................................................................................................
(6)....................................................................................................................................
(7)....................................................................................................................................
(8)....................................................................................................................................
(9)....................................................................................................................................
.
(10)..................................................................................................................................
- Carilah jawaban dari pertanyaan yang kalian susun sendiri secara berkelompok (pertanyaan-jawaban) secara berkelompok.
(1)....................................................................................................................................
(2)....................................................................................................................................
(3)....................................................................................................................................
(4)....................................................................................................................................
(5)....................................................................................................................................
(6)....................................................................................................................................
(7)....................................................................................................................................
(8)....................................................................................................................................
(9)....................................................................................................................................
.
(10)..................................................................................................................................
- Carilah jawaban dari pertanyaan penuntun berikut ini secara berkelompok ahli.
(1) Ide pokok tiap paragraf:
(a) Ide pokok paragraf 1 teks 1..........................................................
(b) Ide pokok paragraf 2 teks 1...................................................................
(c) Ide pokok paragraf 3 teks 1.......................................................................
(d) Ide pokok paragraf 4 teks 1.....................................................................
(e) Ide pokok paragraf 5 teks 1......................................................................
(f) Ide pokok paragraf 1 teks 2...........................................................................................
(g) Ide pokok paragraf 2 teks 2.......................................................................
(h) Ide pokok paragraf 3 teks 2......................................................................
(i) Ide pokok paragraf 4 teks 2......................................................................
(j) Ide pokok paragraf 5 teks 2.....................................................................
(2) Perbedaan kedua teks …………………………………….
Teks 1………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
Teks 2:
Persamaan kedua teks bacaan………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
(3) Ringkasan tiap bacaan:
Teks 1:
Teks 2:
Tes Individual:
Ringkaslah kedua teks bacaan berdasarkan bahasa sendiri.
- Penilaian psikomotor (penilaian kelompok) saat kegiatan prabaca, saatbaca, pascabaca
Acuan Kriteria soal:
1. Pertanyaan-jawaban skor 20
2. Ide pokok paragraf skor 20
3. Perbedaan/persamaan bacaan skor 20
4. Ringkasan bacaan skor 20
5. Sistematika bacaan skor 20
- Penilaian kognitif (tes tertulis individual)
Acuan Kriteria soal:
- Inferensi rincian penguat skor 20
- Inferensi sebab akibat skor 20
- Bahasa dan Ejaan skor 20
- Kerapian tulisan skor 20
- Kelanjutan hasil prediksi skor 20
- Penilaian afektif : saat prabaca, saatbaca, pascabaca
Aspek yang dinilai:
1. Dapat mengungkapkan pemahaman bacaan secara utuh.
2. Menghubungkan bacaan yang dipelajari dengan pengalaman.
3. Berusaha mengumpulkan informasi, menggunakan sumber belajar.
4. Menajamkan daya pikir, lebih kritis, dan berpikir ke tingkat lebih tinggi.
5. Memiliki tanggung jawab terhadap tugas dan dapat melakukan pilihan.
6. Berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan teman, bekerja sama dalam kelompok belajar untuk evaluasi diri dan melakukan refleksi.
7. Mengumpulkan tugas tepat waktu.
Bobot:
0 – 7 = K (Kurang)
8 - 14 = C (Cukup)
15 – 21 = B (Baik)
